Jumat, 10 Maret 2017

Pantai Bira, Bulukumba

The More I Traveled, The More I Realized That Fear Makes Strangers Of People Who Should Be Friends – Shirley Maclaine
Indonesia, Negeri yang memiliki banyak pulau-pulau indah yang menyebar dari Sabang hingga Merauke. Salah satu pulau yang memiliki sejuta keindahan alam baik laut, gunung maupun lainnya yaitu Pulau Sulawesi. Di Pulau Sulawesi kita dapat menemukan indahnya pegunungan, lebatnya hutan-hutan maupun taman nasionalnya dan pantai-pantai keeksotisannya yang tidak kalah dengan pulau-pulau lainnya di Indonesia.

Membahas Pulau Sulawesi, maka kita tidak ada salahnya menengok ke salah satu kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan yaitu Kabupaten Bulukumba. Seperti pada tulisan saya sebelumnya mengenai tebing cantik Appalarang dan Pantai bersejarah yaitu Pantai Mandalaria, kali ini saya akan melanjutkan tulisan perjalanan saya awal bulan Februari yang lalu yaitu Pantai Bira.

Pantai Bira memang sejak dahulu telah menjadi destinasi di Sulawesi Selatan  yang paling diminati para traveler baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Pantai Bira ini sangat indah memiliki reputasi yang sangat baik dikalangan para traveler. Keindahan Pantai Bira ini sudah tidak diragukan lagi, Pantai yang terlihat sangat bersih, pasir pantai yang putih nan halus, serta kawasan yang sudah tertata rapi dan sangat baik. 

Pantai Bira terletak di ujung Selatan Pulau Sulawesi, tepatnya di Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba. Letak pantai ini tidak jauh dari pelabuhan bira yang merupakan akses penyebrangan untuk menuju Pulau Selayar hingga Takabaonerate. Untuk menuju Pantai Bira, jika dari Kota Makassar kita harus menempuh waktu kurang lebih 5 jam. Melintasi Jalan Poros Makassar-Bulukumba melewati Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan kemudian Bulukumba. Setelah melewati pusat kota Bulukumba kita hanya tinggal mengikuti petunjuk arah menuju bira. Akses menuju pantai ini memang sangat mudah dan kondisi jalan juga yang sudah cukup bagus. Untuk kendaraan umum, kita dapat menggunakan bus menuju selayar dan turun di Pelabuhan Bira atau menggunakan angkutan sejenis Panther dengan biaya kurang lebih Rp75.000 hingga Rp100.000
Untuk memasuki kawasan Pantai, kita dipungut retribusi Rp10.000 per orang. Untuk penginapan?jangan khawatir di Pantai Tanjung Bira sudah banyak sekali pilihan penginapan baik yang murah hingga jutaan per malam. Untuk wisata kuliner juga tak perlu khawatir kita akan kelaparan karena di sepanjang jalan banyak sekali resto-resto maupun warung-warung yang menjual aneka macam makanan.

Di Pantai bira ini kita dapat melakukan banyak aktivitas seperti berenang, bermain pasir, dan juga dapat memacu andrenalin kita dengan bermain banana boat ataupun donuts boat yang akan melengkapi sensasi liburan kita. Selain itu juga, Di Pantai Bira ini juga kita dapat menikmati keindahan Sunrise maupun Sunset.
Keindahan Pantai Bira
Tak hanya menampilkan garis pantai yang memesona, kita juga dapat melakukan aktivitas Diving maupun snorkling dengan menyewa perahu untuk menuju Pulau Kambing dan Pulau Liukang. Untuk sewa perahu, ketika itu kami  dikenakan biaya Rp.1000.000 dengan tujuan pulau kambing dan Pulau Liukang dengan kapasitas perahu hingga 10 orang. Harga tersebut sudah termasuk alat snorkling lengkap.
Menuju Pulau Kambing dan Pulau Liukang
Di Pulau Kambing kita dapat menikmati keindahan bawah laut yang indahnya sungguh luar biasa. Karang-karang berwarna-warni dan ikan-ikan yang cukup banyak. Di Pulau Liukang, kita dapat bermain di pasir dengan air yang sangat jernih. Di Pulau ini juga terdapat penangkaran penyu di tengah laut. Untuk mausk ke penangkaran penyu dipungut biaya Rp10.000/orang.
Keindahan Pulau Liukang
Ayo Ke Sulawesi Selatan
Ayo Ke Bulukumba

#VisitSulsel

Sabtu, 18 Februari 2017

Pantai Mandalaria, Bulukumba, Sulawesi Selatan

“One’s Destination Is Never A Place, But A New Way Of Seeing Things” – Henry Miller
Dari kejauhan keindahan laut sudah terlihat. Menelusuri jalan kecil dengan jalan yang sedikit rusak. Jalan berkelok dengan turunan tajam.  Jalan dengan sisi kanan dan kiri pepohonan besar dan tak jarang berupa dinding batu besar. Semakin mendekat semakin terlihat kilauan pasir putih dan beberapa perahu yang sedang dibuat oleh para pekerja. Pantai Mandalaria, sungguh menampilkan pemandangan yang menakjubkan.

Pantai Mandalaria merupakan salah satu dari banyaknya pantai di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Pantai yang berada di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari ini memiliki pasir putih yang berderai halus dan air laut yang sangat jernih. Pantai Mandalaria memiliki nilai sejarah karena dahulu di pantai inilah Panglima Mandala memesan puluhan kapal dalam rangka pembebasan Irian Barat dari kolonial Belanda. Oleh karena itu pantai ini dinamakan Pantai Mandalaria.

Untuk menuju pantai ini sangat mudah karena sudah banyak petunjuk arahnya. Jika dari Kota Makassar rute jalan sama dengan rute yang digunakan untuk menuju Tebing Apparalang. Disaat pertigaan masuk ke Apparalang, kita tinggal lurus saja nanti kita akan menemukan pertigaan kembali dan terdapat petunjuk belok kanan untuk menuju Pantai Mandalaria. Jalan yang dilewati masih sedikit rusak dan berbatu dengan jalan yang menurun tajam sehingga sangat perlu diperhatikan kondisi kendaraan yang kita bawa karena ketika perjalanan pulang harus melwati tanjakan tajam dan berkelok dengan kontur berbatu.
kasian terdampar
Selain pantai yang indah, di Pantai ini juga kita dapat melihat para pembuat kapal phinisi. Pantai ini memang terkenal akan sentra pembuatan kapal. di pantai ini berbaris beberapa kapal yang sedang dalam tahap pengerjaan. Walau Pantai ini indah dan bernilai sejarah, akan tetapi pantai ini masih belum dikelola dengan baik karena pantai ini masih sedikit kotor dengan sisa-sisa kayu pengerjaan kapal sehingga sedikit menggangu pemandangan. Oh iya di Pantai ini juga sudah ada Cottage yang cukup terkenal yaitu Pajokka.

Kapal yang sedang dalam tahap pembuatan
Ayo ke Bulukumba
Eksplore Sulawesi Selatan.

Rabu, 15 Februari 2017

Apparalang, Tebing Cantik di Bulukumba, Sulawesi Selatan

“Terkadang Langit Yang Indah Sekalipun Tak Dapat Melukiskan Kebahagiaan Yang Sedang Kamu Rasakan. Syukuri Setiap Bagian Dalam Hidupmu” -  GMWR
Tebing Apparalang
Menikmati perjalanan sepanjang 190 KM dari Kota Makassar hingga Tebing Apparalang. Jalanan beraspal melintasi Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar yang terkenal akan pertanian jagungnya kemudian memasuki Kabupaten Jeneponto yang terkenal akan Coto Kudanya, Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Bulukumba. Memasuki jalan poros Bulukumba-Bira menempuh jalan sepanjang 40 KM dengan sebelah kiri memandang hijaunya persawahan dan kanan lautan yang luas.

Kabupaten Bulukumba memang terkenal memiliki pantai-pantai yang indah, salah satunya Pantai Apparalang atau sering disebut juga tebing Apparalang. Apparalang terletak di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba. Apparalang saat ini menjadi pesaing Pantai Bira yang sudah terkenal lebih dahulu.

Apparalang tidak memiliki pesisir ataupun hamparan pasir seperti pantai pada umumnya. Apparalang sendiri memiliki tebing-tebing batu karang yang cantik yang mengelilinginya. Air laut jernih dengan gradasi warna hijau tosca membuat kita dapat melihat bagian dasarnya. Ikan-ikan pun sesekali terlihat berenang kesana kemari. Dari atas tebing kita dapat menikmati angin laut yang menyegarkan tubuh yang dapat menghilangkan rasa lelah setelah menempuh perjalanan jauh. Sungguh akan membuat semua pengunjung akan terpesona akan keindahan Apparalang.

Pengelola di Apparalang ini juga menyediakan tangga bagi para pengunjung yang ingin menuruni tebing. Di bawah tebing sudah dibangun anjungan untuk para berselfie atau sekedar duduk-duduk bercengkrama dengan teman. Di Anjungan ini juga terdapat papan yang digunakan para pengunjung untuk berlompat indah ke laut.  Pengelola juga memiliki fasilitas snorkling jika kondisi ombak sedang tenang.
Denah Apparalang
Lahan Parkir yang cukup luas
Jalan Menuju Tebing Apparalang
Jangan Khawatir kelaparan, karena di lokasi ini sudah banyak warung-warung penjual makanan dan minuman
Tebing Apparalang
Tangga untuk turun menuju Anjungan
Foto-foto di anjungan 

Untuk menuju Apparalang sangatlah mudah karena sudah banyak petunjuk jalan yang terpasang. Jika kita dari Makassar, pertama kita harus menuju Kabupaten Bulukumba dengan waktu tempuh kurang lebih 4 jam. Setelah memasuki Kabupaten Bulukumba, kita tinggal mengikuti jalan poros Bulukumba-Bira. Jalan Poros ini cukup panjang dan pemandangan yang terlihat sangat bagus. Setelag menempuh waktu kurang lebih 45 menit, kita akan menemukan papan petunjuk menuju Apparalang disebelah kiri jalan. Kita belok kiri dan tinggal mengikuti papan petunjuk jalan saja. Jalan akan semakin sempit dan beberapa masih ada yang rusak karena Apparalang ini masih dalam proses pengembangan oleh pengelola. Memasuki kawasan Apparalang hutan dan pohon-pohon besar menyambut kami. Setidaknya menambah kesejukan didalam perjalanan. Untuk memasuki kawasan Appralang, dipungut Retribusi sebesar Rp5000 per orang dan Mobil Rp20.000, cukup murah bukan.

Apparalang ini bisa disebut juga Uluwatunya Bulukumba karena tebing-tebingnya hampir mirip. Jadi kapan kamu mau kesini?